Cerita Tanpa Judul - Neni Triani

Cerita Tanpa Judul


           Ada seseorang yang kirim email niih....sepertinya lagi galau yaaa??Tulisannya pun tanpa judul, ceritanya mau curhat kali ya? Orangnya sebentar lagi lulus sekolah di Madrasah Aliyah. Ini dia curhat lewat tulisannya, sengaja tidak diedit!
Diceritakan dalam suatu keluarga yang mempunyai putri cantik yang baru saja lulus dari tingkat SMP. Ia bernama Denok. Gadis belia ini, direncanakan oleh kedua orang tuanya akan dijodohkan pada seorang perwira. Yaitu cecep.
Ambu              : (sambil kecentilan membayangkan jika dia sudah menjadi orang kaya nanti) “asyiiiikk... sebentar lagi saya akan memakai cincin,gelang,kalung,dan perhiasan mahal.. eh (celingak celinguk ) denok dimana ? denoookk... denoook... “
Denok             :”iya ambu, ada apa ambu ?”(lari lari kecil dari dalam rumah)
Ambu              :”denok setelah lulus nanti,kamu siap-siap buat nikah ya!”
Denok             : (kaget)”tapi ambu.. saya ingin melanjutkan sekolah..”
Ambu              :”kamu mau sekolah biaya dari mana ? abahmu??sudah tua renta begitu kamu suruh kerja terus??’’(marah)
Denok             :’’tapi ambu,aku tidak mau,aku mau sekolah.’’
Ambu              :’’Denok,dengerin ya...,kalau kamu nanti sudah nikah,kamu itu gampang mau ngelanjutin sekolah kemanapun kamu mau,karena calon suami kamu itu orang kaya.’’
Denok             :’’tapi ambu,aku tidak mau dan kalau ambu mau aku nikah,aku sudah punya pilihan sendiri.’’
Ambu              :’’tidak,ambu tidak setuju dengan pilihan kamu,ambu mau kamu menikah dengan pilihan ambu.’’
Denok             :’’tapi ambu..........aku tidak mau...’’
Ambu              :’’iiih.......kamu ini bikin pusing ambu aja,terus si abah mana??,abah......abah....abah.....’’
Abah               :’’ada apa ambu...??(sambil berjalan menghampiri Ambu dan Denok)
Ambu              :’’nih,anakmu gak mau diatur,masa dia gak mau dijodohin dengan orang kaya.’’
Abah               :’’Denok,apakah semua itu benar??’’
Denok             :’’benar abah,Denok tidak mau dijodohkan,Denok mau ngelanjutin sekolah..’’
Abah               :’’Denok,bukannya abah tidak setuju kamu mau melanjutkan sekolah,tapi kamu sendiri taukan abah tidak bisa membiayaimu nak,.’’
Denok             :’’tapi abah.........’’
Ambu              :’’eh eh eh sudahlah malah banyak ini itu.Pokoknya Denok,kamu sekarang ke kamar dan siap-siap besok kamu akan dikawinkan dan abah,kita harus siap-siap di rumah.’’
(Keesokan harinya di acara penikahan Denok dengan seorang yang kaya raya yang bernama Cecep)
Diceritakan,ketika akad pernikahan sudah siap dimulai(calon pengantin pria dan wanita sudah siap,begitu juga para saksi dan wali sudah berkumpul)
Wali                 :’’saya nikahkan,Cecep dengan Denok.....’’
                         (tiba-tiba datang seorang perempuan dengan membawa dua anaknya sambil berteriak)
Permpuan itu memanggil-manggil nama ‘’kang Cecep..............kang Cecep....................’’ berulang-ulang.’’Ternyata kamu itu benar-benar selingkuh,kamu tidak ingat sama anak istri.SEKARANG.Cepat pulang.(sambil memaksa kang Cecep untuk pulang)’’
Dan akhirnya kang Cecep pun pulang dibawa istrinya secara paksa meninggalkan Denok yang menangis dan Ambunya yang kebingungan karena Cecep yang kaya raya itu ternyata sudah mempunyai istri dan dua anak.Ambu pun menyesal dan sedih karena dia tidak akan menjadi orang kaya.
Sebuah penyesalan,kekecewaan dan gagalnya sebuah pernikahan terjadi pada waktu itu. SELESAI

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mudah-mudahan jadi kenyataan gagalnya perjodohannnya.. ya sayangku, biar lanjut sekolahnya!


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Cerita Tanpa Judul"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya..